Tamansari - Istana Air yang memesona

In Yogyakarta
source:wanderfly.com
source:moreindonesia.com
source:moreindonesia.com
source:pompei-hotels.com
source:wanderfly.com
Written by Riyan Adiyahasya Posted 2nd June 2013, 5:50am
Rate this article 

Tamansari berarti taman yang indah. Bangunan yang dibangun sejak abad ke-17 ini dihiasi dengan pilar-pilar besar dan juga arsitektur yang menawan. Selain indah, tempat ini juga menyimpan sejarah yang panjang. Dulunya Tamansari merupakan tempat pemandian para selir raja sekaligus sebagai tempat tinggal sementara. Terdapat kolam pemandian yang luas yang berada di tengah-tengah bangunan. Jadi, jika Anda sedang berkesempatan berlibur ke Yogyakarta wajib mengunjungi tempat satu ini. Letaknya pun sangat dekat dengan Keraton Yogyakarta, tidak lebih dari 1 kilometer.

Tamansari dikenal juga dengan Istana Air. Istana ini dibangun oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I untuk para istri yang selalu setia menemaninya. Perpaduan unik khas Jawa dengan sentuhan arsitektur Eropa sangat terlihat dari bangunannya. Tak heran karena memang arsiteknya berasal dari bangsa Portugis yang telah diberi gelar oleh kerajaan bernama Demang Tegis sebagai ahli struktur, dan dibantu oleh Raden Ronggo Prawirosentiko yang juga seorang Bupati Madiun dikala itu.

Seperti namanya, tempat ini berupa taman yang banyak ditumbuhi pepohonan dan bunga. Hal tersebut menjadikannya tempat yang sejuk dan menyegarkan. Di sana Anda bisa menyewa seorang pemandu untuk menjelaskan lebih dalam mengenai sejarah Tamansari. Dengan luas bangunan lebih dari 10 hektar, Tamansari terbagi menjadi empat bagian bangunan. Bagian pertama adalah kolam buatan. Bagian kedua berada di sebelah selatan kolam buatan bernama Pemandian Umbul Binangun. Bagian ketiga adalah Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati, terletak di selatan bagian kedua. Yang terakhir adalah kompleks Magangan, terletak di sebelah timur bagian pertama dan kedua.

Walaupun sudah berusia ratusan tahun, bangunannya masih berdiri kokoh hingga saat ini. Satu lagi yang menarik dari Istana Air ini adalah adanya masjid yang terletak di bawah tanah dan dibuat melingkar. Jika ingin menuju ke masjid, pengunjung harus melewati lorong bawah tanah. Selain itu, masih ada juga ruangan lain di Tamansari yang patut Anda kunjungi. Misalnya saja Gedung Kenongo yang dulu dipakai oleh raja untuk menyantap makanan sambil menikmati pemandangan yang ada di bawahnya, karena Gedung Kenongo ini merupakan tempat tertinggi di Taman Sari.

Istana Air ini dibuka dari hari Senin ? Minggu mulai pukul 09.00 ? 15.30 WIB. Untuk wisatawan lokal, Anda akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp3 ribu, dan bagi wisatawan mancanegara sebesar Rp7 ribu. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarahnya, Anda dapat menyewa seorang guide dengan tarif Rp10 ribu ? Rp20 ribu. Dengan tarif masuk yang sangat murah tersebut, Anda bisa dengan bebas berfoto dan mengabadikan gambar di Tamansari.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!