Taman Nasional Tanjung Puting - Selamat Datang di Surganya Orangutan

In Kalimantan Tengah
source:http://indonesia.travel
source:http://www.ekowisata.org
source:http://kota-manis.blogspot.com
Written by Riyan Adiyahasya Posted 25th March 2013, 7:00pm
Rate this article 

Taman Nasional Tanjung Puting atau disingkat TNTP merupakan cagar alam yang terletak di semenanjung barat daya Provinsi Kalimantan Tengah. Keragaman flora dan fauna di dalamnya membuat TNTP menarik banyak perhatian pengunjung dari berbagai dunia. Salah satu jenis satwa langka endemik dan dilindungi yang ada adalah orangutan. Orangutan telah menjadi ikon tersendiri Taman Nasional Tanjung Puting.

UNESCO menetapkan Taman Nasional ini sebagai cagar biosfir pada tahun 1977. TNTP juga merupakan lokasi pertama di Indonesia sebagai pusat rehabilitasi orangutan. Terdapat tiga buah lokasi untuk rehabilitasi orangutan yaitu di Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey.

Lingkungan hutan yang menakjubkan ini sangat tepat dikunjungi bagi Anda penyuka petualangan alam. Dengan luasnya yang mencapai 415.040 hektar, TNTP didiami oleh beberapa jenis reptil seperti buaya sinyong supit (Tomistoma schlegel), buaya muara (Crocodilus porosus), dan bidawang (Trionyx cartilagenous). Dan lebih dari 200 jenis burung yang hidup di kawasan ini. Salah satunya adalah sindang lawe (Ciconia stormii) yang termasuk 20 jenis burung terlangka di dunia.

Menjelajahi hutan akan lebih menarik bila melalui Sungai Sekonyer yang terkenal dengan kecantikan alam dan kehidupan liarnya. Menyusuri hutan dengan perahu sambil menyaksikan monyet-monyet bergelantungan dari satu pohon ke pohon lainnya merupakan keasyikan tersendiri. Terdapat delapan jenis monyet termasuk yang memiliki hidung panjang (bekantan), dengan hidungnya yang panjang yang akan menarik perhatian.

Bagaimana cara menuju ke Taman Nasional Tanjung Puting?

Untuk sampai ke Taman Nasional Tanjung Puting, Anda bisa memulai perjalanan dari Jakarta atau semarang menggunakan pesawat terbang menuju Pangkalan Bun. Dari Pangkalan Bun, dilanjutkan menggunakan kendaraan darat menuju Kecamatan Kumai yang memakan waktu sekitar 30 menit. Selanjutnya dari Kumai menuju Tanjung Harapan, Anda dapat menggunakan klotok (perahu khas Kalimantan) selama 1,5 -2 jam atau ke Camp Leakey selama 2,5 jam.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!