Pulau Tikus - Pulau Kecil Serasa Milik Sendiri

In Bengkulu
source:www.murahtour.com
source:poutforvacation.com
source:holobis.net
Written by Nena Nikita Posted 23rd December 2013, 12:00am
Rate this article 

Kebanyakan tempat wisata yang memiliki pemandangan eksotis pasti sudah banyak dikenal. Kita yang sebenarnya menginginkan liburan yang tenang, jauh dari hiruk pikuk perkotaan pada akhirnya juga akan bertemu lagi dengan banyak orang di tempat wisata yang ramai. Tapi, jika Anda mencoba datang ke pesisir barat Provinsi Bengkulu, Anda akan menemukan lokasi dengan nuansa yang sangat indah, dan lagi, sepi!

Ada sebuah pulau yang masih sepi pengunjung yang menawarkan pemandangan pantai tropis. Pulau ini dikenal dengan nama Pulau Tikus. Jika mendengar nama pulau ini mungkin awalnya Anda mengira akan menemukan banyak spesies tikus di pulau ini. Faktanya, tidak ada satu tikus pun yang tampak. Justru lebih banyak kucing berkeliaran. Menurut warga setempat, dulu ada kapal nelayan yang membawa kucing ke pulau ini. Kemudian kucing itu berkembang biak dan memakan semua tikus yang ada di pulau yang berjarak 19 km dari Kota Bengkulu ini.

Pulau berbatu karang ini dulunya memiliki luas mencapai 2 ha, namun semakin hari semakin mengecil disebabkan abrasi, dan kini hanya tersisa 0,8 ha. Yang menyedihkannya, diprediksi beberapa tahun ke depan kemungkinan pulau ini akan tenggelam.

Pulau berpasir putih ini memiliki pantai dengan air laut yang biru. Debur ombaknya ringan sehingga cocok juga untuk snorkeling bagi Anda yang sudah memiliki peralatannya. Bagi yang tidak membawa, tetap bisa menikmati keindahan dengan berbaring di pasir putihnya yang halus, menikmati setiap gerakan daun dari pepohonan yang tertiup angin, dan melihat beningnya warna biru laut berhimpitan dengan indahnya warna biru langit. Beberapa batu karang kecil atau pun besar nampak mengelilingi pulau. Nilai lebihnya lagi, jika Anda datang di saat yang tepat, semua itu dapat dinikmati sendirian tanpa adanya orang lain!

Melihat beningnya lautan sekitar, tentu semua hati akan tergerak untuk mencari tahu pemandangan bawah lautnya. Ya, pulau ini juga menawarkan eksotisme bawah laut yang luar biasa indahnya. Terumbu karang berwarna-warni masih terlihat dengan berbagai jenis ikan laut kecil berenang di sekitarnya.
Bicara tentang bagaimana mencapai tempat ini, wisatawan dapat menggunakan kapal nelayan atau speed boat. Jika Anda datang dari Pantai Zakat atau Pantai Tapak Paderi, maka Anda memerlukan waktu sekitar 60 menit. Jika Anda memulai perjalanan dari Pulau Baai, maka waktu yang dibutuhkan lebih cepat, yakni 40 menit saja.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!