Pantai Ngliyep Pantai Perawan Favorit Nyi Roro Kidul di Malang Selatan

In Jawa Timur
source:rirind11.blogspot.com
source:rirind11.blogspot.com
source:pasirpantai.com
Written by Nena Nikita Posted 5th August 2014, 10:55am
Rate this article 

Terletak di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, sekitar 62 km arah selatan dari Kota Malang. Dengan biaya Rp 5.000,- untuk setiap orang maka Anda bisa menikmati Pantai Ngliyep yang sangat memesona. Keindahan panorama Pantai Ngliyep memang tidak diragukan. Apalagi dengan kondisi pantai yang masih perawan dan tidak banyak pengunjung, maka Anda bisa dengan bebas mengeksplorasi pantai dan menghabiskan waktu seolah Pantai Ngliyep adalah pantai pribadi Anda. Di sini Anda bisa memanjakan mata, dengan perpaduan warna alam yang begitu indah dan unik, pasir pantainya yang putih bersih, birunya lautan lepas dengan deburan ombak serta tebing-tebing curam dan hijaunya hutan lindung yang teduh membuat Anda akan menjadi sangat menyenangkan dan tidak akan terlupakan. Bagi Anda penyuka ombak, Pantai Ngliyep bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Hanya saja sangat tidak dianjurkan untuk berenang di pantai ini, mengingat deburan ombak pantai selatan sangat berbahaya.

Tidak hanya itu, tak jauh dari bibir pantai terdapat sebuah pulau kecil yang mana masyarakat menyebutnya dengan nama Gunung Kombang. Ada bisa menikmati sunset dan sunrise di pulau kecil ini dengan cara melewati jembatan yang mengubungkan pantai dengan Gunung Kombang. Menurut cerita, di sinilah tempat dilakukannya beberapa ritual yang berhubungan dengan Nyi Roro Kidul. Ritual ini dilakukan dalam sebuah upacara pengorbanan dimana kepala hewan ternak seperti kambing atau sapi akan dikorbankan ke laut sebagai sesaji untuk ditujukan kepada Nyi Roro Kidul, sang ratu laut selatan. Upacara ini disebut sebagai Upacara Labuhan dilakukan setiap tahun pada bulan Maulud, tepatnya tanggal 15 dalam penanggalan Jawa.

Awal mula upacara ini digelar adalah untuk untuk menghindarkan penduduk desa setempat dari wabah penyakit yang sedang menyerang. Penduduk desa melakukan upacara dengan iringan reog di sepanjang ruas jalan menuju pantai. Iring-iringan yang mengenakan baju tradisional Jawa sambil membawa sesaji ini akan berjalan menuju Gunung Kombang yang berjarak sekitar 300 meter dari bibir pantai. Deburan ombak pantai selatan akan menambah khusyuknya suasana upacara. Meskipun pengunjung yang datang masih belum banyak, Anda tidak perlu khawatir dengan akomodasi dan fasilitas Pantai Ngliyep. Di sini juga tersedia lahan parkir, toilet umum, mushola, warung makan, pos kesehatan, pendopo dan juga penginapan. Untuk penginapan harga sewa sekitar Rp 75.000,- per malam per kamarnya untuk harga yang paling ekonomis.

Untuk mencapai Pantai Ngliyep pengunjung bisa memakai kendaraan umum atau pun kendaraan pribadi. Untuk kendaraan umum, Anda bisa memilih rute Karangkates atau Kepanjen. Jika Anda memilih rute Kepanjen maka Anda bisa naik angkutan umum dengan kode GN2 warna putih, sedangkan untuk rute Karangkates tinggal naik angkutan umum dengan kode GN1 dengan warna oranye.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!