Museum Perjuangan Rakyat Jambi - Objek Wisata Edukatif di Jambi

In Jambi
source:wikimapia.org
source:wikimapia.org
source:wikimapia.org
Written by Riyan Adiyahasya Posted 1st July 2013, 4:45am
Rate this article 

Mengunjungi museum merupakan sarana edukatif sekaligus menjadi objek wisata yang menarik. Anda bisa mengajak teman, keluarga, bahkan turis-turis yang ingin mengenal dan mempelajari sejarah yang ada di dalamnya. Melihat benda-benda bersejarah dan mengenal sejarah dan budayanya merupakan hal yang tak kalah menarik untuk mengisi hari libur Anda.

Salah satu destinasi kali ini kita akan melihat salah satu museum di Provinsi Jambi, yaitu Museum Perjuangan Rakyat Jambi. Di sana akan disuguhkan bagaimana perjuangan rakyat Jambi sebelum kemerdekaan, kemerdekaan, dan masa mengisi kemerdekaan yang bersifat lokal dan regional.

Didirikannya?

Museum Perjuangan Rakyat Jambi diresmikan pada 10 Juli 1997 oleh mantan Presiden RI, Soeharto, bersamaan dengan pembuaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur?fan) Nasional XVIII. Pendiriannya di prakarsai oleh Dewan Harian Daerah Angkatan 1945 bersama Pemerintah Daerah Provinsi Jambi. Pendirian museum ini merupakan wujud dalam mengenang sejarah perjuangan rakyat Jambi semasa pergerakan nasional dan kemerdekaan Indonesia.
Memasuki Museum

Bangunan museum ini sendiri luasnya kurang lebih 1.365 meter persegi dan terdiri dari tiga lantai. Saat memasuki halaman depan museum, Anda akan melihat replika pesawat terbang Catalina RI 005. Pesawat tersebut bertugas untuk mengangkut senjata, pakaian, makanan dan perlengkapan militer yang diperlukan selama masa peperangan. Pesawat ini kemudian jatuh di sungai Batanghari semasa menjalankan tugasnya. Diorama pesawat ini pun bisa anda lihat di lantai dua di dalam bangunan museum.

Saat memasuki museum Anda akan disambut patung Pahlawan Nasional Jambi, yaitu Sulthan Thata Saifuddin yang sedang berdiri di antara dua harimau Sumatera. Pada lantai dasar sendiri berisikan senjata-senjata perang zaman dahulu, baju perang dan peralatan lainnya. Ada juga senjata seperti pistol dan senapan hasil rampasan dari pasukan Belanda, serta perlengkapan perang bersifat religius yang dipergunakan untuk melawan pasukan colonial. Diantaranya seperti yang dipakai oleh Khatib Mat Suruh dari Kerinci dan lascar Barisan Selempang Merah dari Tanjung Jabung.

Sedangkan lantai dua merupakan tempat diorama-diorama perang Jambi lengkap dengan narasi mengenai masing-masing kejadiannya. Ada juga diorama pertempuran Tanah Minyak, realisasi Perjanjian Linggarjati, dan lainnya. Untuk di lantai ke tiga, berisi koleksi meja kerja yang digunakan salah seorang pejuang kemerdekaan. Juga ada dokumen-dokumen tertulis, naskah-naskah perjuangan serta foto-foto masa perjuangan.

Letaknya?

Museum Perjuangan Rakyat Jambi berada di sudut pertemuan antara Jalan Sultan Agung dan Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di Jalan Sultan Agung no. 12, Jambi. Jika Anda termasuk orang baru di Jambi, tentu akan sangat mudah menemukan lokasi museum ini. Selain berada di pusat kota, lokasinya pun banyak dilewati banyak transportasi umum. Untuk lebih jelasnya, lokasinya dekat dengan Pasar Angso Dua yang merupakan pusat jual beli di Jambi.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!