Menyaksikan Keindahan Ngarai Sianok di The Great Wall of Koto Gadang

In Sumatera Barat
source:wisata.kompasiana.com
source:kaskus.co.id
source:kaskus.co.id
source:www.antarasumbar.com
Written by Riyan Adiyahasya Posted 31st August 2013, 12:00am
Rate this article 

Bukit tinggi di Sumatera Barat telah sejak lama terkenal sebagai kawasan wisata utama di Tanah Minang. Pesona alam yang indah membuat banyak orang memilih Sumatera Barat sebagai tempat wisata keluarga. Banyak lokasi yang bisa dipilih, dari wisata alam, budaya, hingga wisata sejarah. Untuk itu, kali ini kita akan melihat salah satu objek wisata yang bernama Janjang Koto Gadang atau "The Great wall of Koto Gadang.

Janjang Koto Gadang ini memang mirip seperti tembok raksasa di China, jadi Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke China untuk melihat great wall. Di kawasan wisata baru ini Anda bisa melihat pemandangan Ngarai Sianok yang terkenal dimana pemandangannya berupa tebing-tebing tinggi dan pepohonan hijau yang terbentang luas. Great wall ala Minang ini memiliki lebar sekitar 2 meter dan panjangnya 1,5 kilometer dengan pagar beton di sisi kiri dan kanan yang menyerupai Great Wall di China.

Nama Koto Gadang sendiri diambil dari tempat-tempat yang dilewatinya: Nagari Kota Gadang, Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, dengan Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi. Untuk menyusurinya, bagi yang telah terlatih mendaki butuh waktu sekitar 20 menit untuk sampai di puncaknya, namun jika yang belum terlatih butuh waktu sekitar 1,5 jam perjalanan.

Kemiringan tangga yang dilalui sangat bervariasi dari mulai yang relatif datar hingga yang sangat curam, dengan panjang bervariasi dari sekitar dua meter hingga yang lebih dari sepuluh meter. Di beberapa titik, ada pos-pos untuk beristirahat. Salah satunya terletak 500 meter dari gerbang, menjorok ke kanan. Di sana pengunjung dapat menikmati tebing tinggi, lembah hijau, dan sungai yang indah.

Di Great wall ala Minang ini, wisatawan juga akan melewati jembatan gantung berkapasitas 10 orang. Berada di jembatan ini artinya Anda sudah berada tepat di tengah-tengah antara dua dinding tanah raksasa yang merekah oleh proses alam (geologi) atau yang kita kenal dengan nama sebutan Ngarai. Selain itu, untuk mengisi perut yang kosong di lintasan ini banyak ditemukan warung-warung yang menyediakan aneka makanan dan minuman baik tradisional, nasional, maupun internasional.

Lokasi ini sebenernya telah ada sejak dahulu walaupun hanya berupa jalan setapak. Dibangun sejak zaman Belanda sebagai jalan pintas dari Sungai Ngarai Sianok ke pusat Kota Bukit Tinggi. Gempa besar pada 2009 membuat merusakan jalan tersebut, walaupun demikian tempat yang bernama The Great wall of Koto Gadang ini telah menjadi pilihan wisata utama untuk Anda yang sedang berwisata ke Tanah Minang.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!