Menara Siger Representasi Budaya Lampung

In Lampung
source:lampungspot.wordpress.com
source:www.indoplaces.com
source:matahatiku.com
Written by Riyan Adiyahasya Posted 29th May 2013, 4:43am
Rate this article 

Lampung memiliki landmark seperti halnya Jakarta dengan Monasnya. Adalah Menara Siger, sebagai landmark Provinsi Lampung bangunan ini terlihat begitu unik dan megah. Berada di atas bukit Gamping, Bakauheni, Lampung Selatan. Karena letaknya di titik nol jalur lintas Sumatera, monumen ini menerawang jauh ke cakrawala Selat Sunda dan bumi Lampung dari atasnya.

Menara Siger dibangun pada ketinggian 110 meter di atas permukaan laut. Bangunannya menempati area seluas 550 meter persegi dan ketinggian menaranya 32 meter. Maka saat menginjakkan kaki di Lampung dari kapal feri Bakauheuni, Anda akan melihat menara yang menjadi representasi simbol kebudayaan masyarakat Lampung.

"Megah, eksotik, khas, dan unik, itulah kata yang paling sesuai disematkan untuk Menara Siger"

Menara Siger dibangun sejak tahun 2005 dan baru diresmikan oleh Sjachroedin Z.A pada tanggal 30 April 2008. Diarsiteki oleh Ir. Ansori Djausal, MT, seorang arsitek sekaligus dosen Fakultas Teknik Universitas Lampung. Megah, eksotik, khas, dan unik, itulah kata yang paling sesuai disematkan untuk Menara Siger.

Menara ini terdiri dari 6 lantai. Ruang di setiap lantai berfungsi sebagai pusat informasi budaya dan pariwisata Lampung. Di ruang lantai bawah terdapat ?gTourist Information Centre?h sekaligus tempat penjualan suvenir khas Lampung, seperti kaos, dompet, dan gantungan kunci. Di ruangan ini juga terdapat akuarium besar, media center Menara Siger, dan beberapa stand wisata yang mewakili setiap kabupaten yang ada di Provinsi Lampung.

Penampakan Menara Siger dirancang dengan beragam hal yang menjadi ciri khas Lampung. Semisal topi berwarna kuning yang merupakan gambaran dari siger, yaitu mahkota adat wanita Lampung yang berwarna kuning emas. Dan bangunan menara ini juga dihiasi lukisan corak tapis (kain khas Lampung). Kekhasan dan keunikan menara ini terlihat mulai dari bentuk bangunan hingga ornamen-ornamen yang mengandung nilai filosofis yang tinggi. Nilai-nilai filosofis tersebut mencerminkan seluruh aspek kehidupan sosial, budaya, ekonomi, maupun identitas masyarakat Lampung.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!