Menapak Jejak Peninggalan Megalitik di Gunung Padang

In Jawa Barat
source:www.viewbug.com
source:www.viewbug.com
source:www.viewbug.com
Written by Riyan Adiyahasya Posted 20th August 2013, 5:39am
Rate this article 

Ingin melihat situs peninggalan megalitik terbesar dan tertua di Asia Tenggara? Jika ya, Anda harus datang ke Kampung Panggulan, Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat. Di sana terdapat situs bernama Situs Gunung Padang yang diperkirakan usianya sezaman dengan bangunan pertama Piramida di Mesir, yaitu 2.800 tahun sebelum dibangunnya Candi Borobudur.

Situs Gunung Padang merupakan situs megalitik berbentuk punden berundak dengan luas bangunannya sekitar 900 m2 dan arealnya sendiri mencapai kurang lebih 3 hektar. Sesuai dengan namanya, situs ini terletak di puncak Gunung Padang atau berada di ketinggian 885 m dpl. Di sana Anda akan disuguhkan pemandangan bebatuan berusia sangat tua yang berserakan hingga ke persawahan, rumah-rumah penduduk, bahkan diperkirakan masih banyak lagi yang tertanam di bawah bukit.

Situs yang tak ternilai harganya ini dikelilingi oleh lembah-lembah yang cukup dalam. Wilayahnya memanjang menutupi permukaan bukit yang dibatasi oleh jejeran batu andesit besar berbentuk persegi. Di puncaknya Anda bisa melihat pemandangan perbukitan nan indah dan hamparan beberapa gunung, yaitu Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Pasir Pogor, Gunung Pasir Gombong, dan Gunung Pasir Domas.

Di situs ini berserakan bebatuan berupa tiang-tiang dengan panjang rata-rata 1 meter. Diperkirakan bebatuan tersebut berusia 4000-9000 SM. Belum ada kajian yang pasti mengenai asal usul situs ini. Namun masyarakat setempat meyakini bahwa reruntuhan bebatuan tersebut berkaitan dengan upaya Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran yang ingin membangun istana dalam semalam. Akan tetapi, upaya itu gagal karena fajar telah menggagalkannya sehingga bebatuan vulkanik masif dibiarkan berserakan di atas bukit.

Di sisi lain, para arkeolog memperkirakan bahwa situs Gunung Padang merupakan tempat pemujaan masyarakat Sunda Kuna. Selain itu, situs ini secara astronomis ternyata saling berkaitan dalam naungan bintang-bintang di langit. Analisis dengan planetarium yang dilacak hingga ke tahun 100 M menunjukkan bahwa posisi situs Gunung Padang pada masa prasejarah tepat berada di bawah langit yang lintasannya padat bintang berupa jalur Galaksi Bima Sakti.

Penasaran dengan situs Gunung Padang ini? Jangan ragu untuk mengunjungi situs yang menjadi warisan peradaban Nusantara. Jangan kalah dengan turis asing yang terkagum-kagum melihat situs ini. Bisa juga Anda datang di malam hari seraya melihat langit indah di bawah milyaran bintang dan di tengah bebatuan yang berusia ribuan tahun sebelum Masehi!

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!