Melisir ke Taman Bebatuan Dan Air Terjun di Natuna

In Kepulauan Riau
source:natuna-tourism.blogspot.com
source:www.kidnesia.com
Written by Riyan Adiyahasya Posted 23rd August 2013, 12:00am
Rate this article 

Kepulauan Natuna di Kepulauan Riau, menyimpan banyak sekali pemandangan alam yang eksotis. Oleh karenanya kepulauan yang berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja ini memiliki objek-objek wisata yang unik sekaligus menarik. Istimewanya, hampir di semua kawasan di Natuna menyuguhkan bentangan alam berupa bongkahan batu-batu granit yang konon telah ada sejak zaman purba.

Untuk menikmati pesona Natuna, ada banyak tempat-tempat yang bisa Anda kunjungi, di antaranya yang paling digemari wisatawan adalah Alif Stone Park dan Air Terjun Gunung Air Hiu Ceruk.

Alif Stone Park

Alif Stone Park merupakan taman bebatuan yang terletak di pinggir pantai di Desa Sapempang. Taman seluas tiga hektar ini menyimpan bongkahan batu granit yang berpadu dengan keindahan dan kejernihan pantai yang membuat siapa saja tak akan bisa melupakannya. Anda bisa bersantai dan duduk-duduk di bebatuan seraya menikmati hamparan laut di depannya.

Dinamai Alif Stone Park karena di taman bebatuan ini terdapat batu yang berbentuk mirip seperti hurup ?gAlif?h dalam ejaan bahasa Arab. Selain itu, lokasi taman ini bersebelahan langsung dengan Pantai Tanjung Tinggi, dimana pantai tersebut pernah dijadikan lokasi shooting film ?gLaskar Pelangi?h sehingga menambah pesona dan daya tarik tersendiri. Untuk mencapai lokasi ini tidaklah sulit, karena berjarak kurang dari 3 km dari Ibukota Natuna, yakni Ranai, atau sekitar 15 menit perjalanan.

Air Terjun Gunung Hiu Ceruk

Tak jauh dari Alif Stone Park, Anda juga bisa mampir ke sebuah objek wisata bernama Air Terjun Gunung Hiu Ceruk. Lokasinya terletak di bawah kakiGunung Ranai, maka tak heran jika udara di sana sangat segar dan sejuk.

Walaupun Air Terjun Air Gunung Hiu ini berada di kaki gunung, batu-batu granit berukuran besar pun banyak ditemui di air terjun ini. Terdapat sungai-sungai kecil yang mengalir di antara bebatuan, hingga taman-taman yang ditata dengan cantiknya di sekitar air terjun. Tempat ini merupakan tempat yang cocok bagi keluarga dan anak-anak.

Konon katanya, penamaan objek wisata ini dikarenakan oleh sebuah mitos yang menyebutkan bahwa terdapat seekor hiu yang hidup di air tawar di atas puncak Gunung Ranai. Kemunculannya ditandai dengan adanya suara air tertahan hingga bergemuruh yang bisa didengar puluhan kilometer. Masyarakat setempat yakin bahwa ikan hiu tersebut masih ada hingga saat ini.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!