Melihat 12.000 Makam Kuno di Pekuburan Sentosa

In Kepulauan Bangka Belitung
source:bengkalis-pos.blogspot.com
source:Pekuburan Sentosa - Source_tribunnews.com
source:jalanblog.wordpress.com
Written by Riyan Adiyahasya Posted 24th December 2013, 12:00am
Rate this article 

Kepulauan Bangka Belitung memiliki banyak tempat wisata yang indah dan juga unik. Selain objek wisata alam yang menjadi unggulannya, tempat-tempat bersejarah hasil peninggalan masa lalunya pun menarik untuk dikunjungi. Jika Anda ingin berwisata sejarah di provinsi ini, ada suatu tempat yang sangat unik dan berbeda, yaitu sebuah pekuburan khas masyarakat Tionghoa bernama Pekuburan Sentosa. Pekuburan ini sangat terkenal karena usianya yang tidak lagi muda, dikabarkan salah satu makamnya telah ada sejak abad ke-19.

Pekuburan Sentosa memang memiliki sejarah panjang di Bangka Belitung. Sedari dahulu masyarakat di Bangka Belitung tidak bisa lepas dari pengaruh masyarakat Tionghoa yang budayanya telah menyatu dengan budaya lokal. Maka tak heran terdapat pekuburan khas etnis Tionghoa yang sudah berusia ratusan tahun. Selepas dari itu, saat ini Pekuburan Sentosa menjadi objek wisata yang banyak diminati wisatawan, karena selain bersejarah tempat ini juga sangat indah dengan bentuk-bentuk makam yang unik dan khas.

"Waktu terbaik mengunjungi tempat ini, adalah ketika diadakannya tradisi Sembahyang Kubur (Cheng Beng atau Qing Ming)"

Berkunjung ke pekuburan ini akan menjadi pengalaman wisata Anda yang berbeda. Di sini Anda akan bisa melihat makam yang jumlahnya hampir 12.000, yang tersebar di areal seluas 27 hektar. Penataan yang rapi serta bersih membuat kesan menakutkan hilang saat berada di kawasan pekuburan. Bahkan Anda akan tertegun karena beberapa lahan pekuburan di sini bernilaikan ratusan juta hingga satu miliar.

Pekuburan Sentosa berada di Kota Pangkal Pinang, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta. Waktu terbaik mengunjungi tempat ini, adalah ketika diadakannya tradisi Sembahyang Kubur (Cheng Beng atau Qing Ming). Seluruh keluarga di perantauan pulang dan sembahyang memberikan penghormatan terhadap leluhur. Puncak pelaksanaan Ceng Beng dilaksanakan pada tiap tanggal 5 April (4 April setiap tahun kabisat).

Pekuburan Sentosa sebenarnya tidak hanya ditujukan untuk masyarakat Tionghoa. Masyarakat beragama Katolik dan Islam pun banyak yang dimakamkan di pekuburan ini. Umumnya makam-makam Cina di sini dibangun dalam bentuk dan arsitektur yang unik, serta lokasinya berada pada lokasi perbukitan yang menunjukkan penghormatan yang tinggi terhadap leluhur.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!