Lobang Jepang - Terowongan di Balik Indahnya Ngarai Sianok

In Sumatera Barat
source:adinugraha84.blogspot.com
source:yasuhastra.wordpress.com
source:julianadinata.wordpress.com_
Written by Riyan Adiyahasya Posted 13th June 2013, 2:43am
Rate this article 

Melihat panorama lembah curam dengan dinding-dindingnya yang nyaris vertikal bukanlah satu-satunya hal yang bisa Anda nikmati di Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi. Daerah ini memang menjanjikan sebuah landscape alam yang sangat indah. Namun, ada sebuah objek wisata lain yang tersembunyi di balik lembah curam yang tingginya mencapai 200 meter, adalah Taman Panorama Lobang Jepang.

Lobang atau Lubang Jepang ini merupakan sebuah terowongan yang dibangun oleh tentara pendudukan masa Jepang sekitar tahun 1942. Sebelumnya, Lubang ini dibangun sebagai tempat untuk menyimpan perbekalan dan peralatan perang oleh tentara Jepang dengan panjang terowongan sekitar 1400 meter. Beberapa ruangan khusus yang terdapat di terowongan ini, di antaranya seperti ruang pengintai, ruang penjara, ruang penyergapan dan gudang senjata.

Terowongan ini kemudian ditemukan oleh masyarakat sekitar pada tahun 1946 dengan kondisi yang cukup mencekam. Banyak tulang belulang manusia yang berserakan sepanjang terowongan. Baru kemudian pemerintah Kota Bukittinggi mulai membersihkan dan mengelola gua tersebut untuk menjadi sebuah objek wisata dan menambahnya dengan sarana pendukung. Hingga akhirnya diresmikan pada tanggal 11 Maret 1986 dan direnovasi kembali tahun 2004.

Untuk masuk ke dalamnya, pengunjung akan dipungut biaya retribusi sebesar Rp 10.000 per orang. Pengunjung juga cukup menambah uang sebesar Rp 20.000 untuk pramuwisata atau pemandu yang akan memimpin perjalanan dan memberi penjelasan mengenai keseluruhan lorong sekaligus sejarahnya.

Terowongan yang bercabang-cabang layaknya labirin ini memang banyak menyisakan sisa-sisa kekejaman Jepang pada rakyat negeri ini di zaman dahulu. Selepas dari itu, Lobang Jepang saat ini telah menjadi objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Adapun di dalamnya terdapat sebuah mini teater untuk menayangkan film-film sejarah yang berkaitan dengan penjajahan Jepang di Indonesia dan di ranah Minang secara khusus.

Untuk mencapai lokasi Taman Panorama Lobang Jepang ini Anda dapat melakukan perjalanan dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam menggunakan angkutan umum atau kendaraan pribadi. Banyak juga fasilitas penunjang seperti warung makanan dan minuman, kamar madi, tempat peribadatan, hingga hotel-hotel yang menyajikan langsung alam Ngarai Sianok yang menganggumkan.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!