Keindahan Taman Laut Bunaken yang Tak Terlupakan

In Sulawesi Utara
source:bunakenhans.com
source:tourandtourist.blogspot.com
source:nusadinusa.co.uk
source:bunakenhans.com
source:tempat-wisata.net
Written by Riyan Adiyahasya Posted 18th March 2013, 4:18am
Rate this article 

Bagi pecinta keindahan alam bawah laut tentunya sudah tidak asing lagi mendengar nama Bunaken. Objek wisata yang berada di Teluk Manado ini memang terkenal akan keindahan baik alam dan lautnya. Perairan di sekitarnya memiliki kekayaan laut yang mengagumkan, aneka jenis ikan, mamalia laut, terumbu karang, merupakan surga bagi pecintanya.

Bunaken terletak di utara Pulau Sulawesi, dan merupakan bagian dari pemerintahan Kota Manado, Ibukota Sulawesi Utara. Bunaken atau Taman Nasional Bunaken memiliki luas 89.065 hektar, menjadi perwakilan ekosistem perairan tropis Indonesia, terdiri dari hutan bakau, padang lamun, terumbu karang, dan pesisir. Keindahan alam yang ditawarkan Bunaken memang sulit untuk di kesampingkan, tak kalah dengan surga bawah laut lain di Indonesia.

Taman Nasional Bunaken dibagi menjadi dua bagian wilayah, yaitu bagian utara dan selatan. Pada bagian utara terdiri dari Pulau Bunaken, Manado Tua, Montehage, Siladen, Nain, Nain Kecil, hingga pesisir Molas-Wori. Bagian selatan meliputi daerah pesisir Arakan-Wawontulap. Wisatawan bisa menjelajahi dari pulau ke pulau lainnya dengan menggunakan kapal. Jika ingin yang lebih menarik, terdapat sebuah kapal semi selam yang disewakan di lepas pantai Pulau Bunaken. kapal ini menyediakan dinding-dinding kaca untuk melihat keindahan dasar laut Bunaken yang mengagumkan.

Kekayaan biota laut di Taman Nasional Bunaken tentunya sangat beragam. Di dalamnya hidup lebih dari 91 jenis ikan yang di antaranya termasuk langka, beragam jenis moluska, dan 13 genera karang yang didominasi oleh jenis terumbu karang tepi dan terumbu karang penghalang. Pemandangan yang paling menarik adalah terumbu karang terjal vertikal yang menjulang ke dasar sedalam 25-50 meter.

Dengan keragaman alam bawah lautnya tentu menjadikan Taman Nasional Bunaken menjadi tempat terbaik untuk kegiatan menyelam. Terdapat sekitar 20 titik penyelaman yang bisa Anda kunjungi. Beberapa spot menyelam banyak terdapat di sekitaran Pulau Bunaken dan Manado Tua. Tak usah pusing memikirkan alat selam, di sana tersedia penyewaan alat-alat selam dengan harga berkisar Rp 100 ribu per hari.

Bagaimana Cara menuju Bunaken?

Untuk sampai ke Taman Nasional Bunaken terlebih dahulu Anda harus melakukan perjalanan udara tujuan Manado. Dari Jakarta tersedia beberapa maskapai yang terbang tiga kali sehari dengan waktu tempuh 3 jam perjalanan. Setibanya di Manado, Taman Nasional Bunaken dapat dicapai melalui beberapa pilihan seperti dari Pelabuhan Manado, Marina Diving Centre, dan Marina Blue Banter. Jika dari Pelabuhan Manado, Perahu motor akan mengantarkan Anda menuju Pulau Bunaken selama 30 menit. Dari Marina Diving centre menuju Bunaken dapat ditempuh menggunakan speed boat selama kurang lebih 20 menit. Dan dari Marina Blue Banter perjalanan menuju Bunaken hanya ditempuh selama 15 menit menggunakan kapal pesiar.

Apa saja lokasi-lokasi menyelam terbaik di Bunaken?

1. Tembok Lekuan (I, II, III)
Ketiga tembok panjang ini memiliki taman laut dengan dinding curam dan celah yang dalam.

2. Mandolin
Merupakan taman laut yang memiliki puncak karang dan dinding yang dihuni oleh ribuan ikan.

3. Bunaken Timor
Di sini Anda dapat melihat penyu, hiu, pari elang, dan ikan besar berenang kian kemari.

4. Tanjung kopi
Merupakan tembok kecil yang dihuni oleh segerombolan ikan barakuda dan banyak ikan sweetlip.

5. Siladen
Siladen memiliki dinding karang halus yang indah yang akan hidup ketika arus datang. Laut dangkalnya terlihat indah dengan ikan-ikan dan schooling snappers.

6. Muka Gereja
Merupakan tempat yang indah dengan ribuan ikan di perairan dangkal dan palung yang menuju ke dinding laut.

7. Puncak Barakuda
Puncak Barakuda berada di sebelah barat laut, Anda akan melihat segerombolan barakuda raksasa di antara ikan jack dan tuna.

8. Reruntuhan kapal di Manado
Merupakan kapal-kapal yang tenggelam di dekat Pantai Molas pada tahun 1942. Kapal-kapal tersebut tenggelam tegak di kedalaman 23 meter dan menyajikan pemandangan yang luar biasa.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!