Kampung Naga - Memegang Teguh Adat Leluhur

In Jawa Barat
source:commons.wikimedia.org
source:500px.com
source:commons.wikimedia.org
Written by Rendyadi Amnar Posted 21st August 2013, 2:00am
Rate this article 

Indonesia sebuah negeri yang memendam sejuta pesona dan tanah yang menyimpan aneka cerita. Tak heran setiap kita berpetualang ke setiap wilayah di Indonesia, setiap daerah akan menyuratkan kisahnya sendiri. Salah satu cerita dan pesona yang ada di Indonesia yang masih bertahan adalah beberapa kampung adat. Salah satu kampung adat yang hingga saat ini masih dikenal karena keunikannya adalah Kampung Naga.

Kampung Naga terletak di Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Kampung Naga adalah sebuah kampung adat yang masih lestari dan memegang adat tradisi leluhur mereka. Salah satu adat yang masih mereka pegang teguh adalah menolak segala sesuatu yang berasal dari luar, yang dapat merusak kelestarian kampung adat ini. Letak geografis Kampung Naga yang berada di dataran tinggi membuat pepohonan dan tumbuhan lainnya tumbuh subur. Siapa saja yang datang mengunjungi Kampung Naga akan tercengang akan indahnya pemandangan nan hijau. Tidak hanya itu, pengunjung juga akan dapat berhadapan langsung dengan para warga yang terkenal akan sikap ramah mereka.

Kampung Naga merupakan sebuah kampung yang masih sangat lestari, yang terletak tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan Garut dengan Tasikmalaya. Warga kampung ini menyebut sejarah mereka dengan sebutan "Pareum Obor", dimana "Pareum" memiliki arti mati atau gelap, sedangkan "Obor" memiliki arti penerangan, cahaya atau lampu. Jadi secara singkat, "Pareum obor" memiliki arti "Matinya penerangan". Hal ini berkaitan dengan sejarah kampung adat ini, dimana tak seorangpun mengetahui asal usulnya.

Keunikan lain dari Kampung Naga adalah bentuk rumahnya. Rumah-rumah dengan bentuk panggung merupakan aplikasi dari bahan alam yang ada, seperti kayu dan bambu. Tidak hanya penyanggahnya saja, namun atap rumah mereka pun menggunakan bahan alam yang tumbuh di sekitar, yaitu daun nipah, ijuk atau alang-alang. Pembangunan rumah tidak dapat dilakukan seenaknya mengingat adanya aturan-aturan tertentu yang harus dituruti. Salah satu contohnya adalah aturan yang mengharuskan rumah-rumah ini untuk menghadap ke selatan atau utara. Jadi, jangan sembarangan jika Anda ingin membangun rumah di Kampung Naga!

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!