Jam Gadang - Jam Raksasa dengan Teknologi Big Ben

In Sumatera Barat
source:almamaterplus.blogspot.com
source:adventurousstevano.blogspot.com
source:upikke.staff.ipb.ac.id
Written by Riyan Adiyahasya Posted 25th April 2013, 2:04am
Rate this article 

Selain menikmati keindahan wisata alam di Bukittinggi yang memukau, Jam Gadang merupakan tempat yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang baru pertama kali datang ke Bukittinggi. Menara dengan jam yang berukuran besar di empat sisinya ini merupakan sebuah ikon Kota Bukittinggi.

Jam Gadang memiliki ketinggian hingga 26 meter, Jam Gadang kini menjadi objek wisata alternatif wisatawan dengan diperluasnya taman di sekitar menara jam ini.

Dari atas menara, pengunjung bisa melihat panorama kota Bukittinggi yang terdiri dari bukit, lembah dan bangunan berjejer di tengah kota yang sayang untuk dilewatkan. Di sekitar menara juga tersedia taman yang menjadi ruang interaksi masyarakat yang ingin menikmati suasana. Pepohonan hijau pun berderet rapi, diselingi beberapa bunga yang berwarna-warni membuat area taman terlihat lebih cantik.

Jam yang merupakan hadiah Ratu Belanda ini digerakkan secara mekanik oleh mesin. Istimewanya, mesin penggerak Jam Gadang ini hanya diproduksi dua unit di dunia, yang satu dipakai oleh Big Ben di London, Inggris, dan satunya lagi dipakai oleh Jam Gadang. Jika diteliti, penulisan angka romawi empat yang seharusnya menggunakan simbol IV, malah tertulis IIII pada Jam Gadang. Hal ini disebabkan karena memang angka empat tersebut berasal dari angka Romawi Kuno.

Menara jam yang didirikan sejak tahun 1926 ini juga merupakan salah satu ikon kebanggaan Provinsi Sumatera Barat. Selain bisa menikmati megahnya menara yang bersejarah ini, menara yang berada di dataran tinggi ini pun disempurnakan dengan pemandangan lembah dan bukit di sekitarnya yang sangat sayang Anda lewatkan.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!