Istana Maimun - Kediaman Megah Para Raja Deli

In Sumatera Utara
source:bobzworldcity.com
source:bobzworldcity.com
source:Instagram via @nasijaha_pro
source:pixoto.com
source:www.indonesia-tourism.com
source:www.viewfromacretin.com
Written by Riyan Adiyahasya Posted 20th March 2013, 12:00am
Rate this article 

Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Kota Medan jika tidak melihat Istana Maimun. Istana megah ini merupakan istana dengan arsitektur yang unik, perpaduan beberapa unsur kebudayaan Melayu bergaya Islam, Spanyol, India dan Itali.

Istana Maimun didirikan oleh Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Dibangun pada tanggal 26 Agustus 1888 dan baru diresmikan pada 18 Mei 1891. Sultan tersebut merupakan keturunan raja ke-9 Kesultanan Deli. Karena kemewahan interior dan bangunan fisiknya, istana peningalan Kerajaan Deli, Medan, Sumatera Utara, ini merupakan salah satu tujuan utama wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan.

Istana Maimun merupakan salah satu dari sekian istana yang paling indah di Indonesia. Istana Maimun didominasi dengan warna kuning yang merupakan warna khas Melayu. Bangunan istana ini terdiri dari dua lantai yang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bangunan utama, sayap kiri, dan sayap kanan. Dibangun di atas tanah seluas 2.772 m2, dengan bangunan menghadap ke timur, istana ini menjadi pusat Kerajaan Deli.

Istana Maimun merupakan salah satu dari sekian istana yang paling indah di Indonesia?
Istana mewah di Jalan Brigjen Katamso, Medan, ini dirancang khusus oleh arsitek asal Italia. Bahan material bangunannya didatangkan langsung dari negara-negara seperti Belanda dan Spanyol. Pola arsitektur Belanda jelas terlihat pada pintu, jendela yang lebar dan tinggi, prasasti marmer yang ditulis dengan huruf Latin dalam bahasa Belanda, serta pintu bergaya Spanyol menjadi bagian dari Istana Maimun.

Pengaruh Islam dapat dilihat dari bentuk lengkung (arcade) di bagian atap yang bentuknya menyerupai perahu terbalik (lengkung persia) yang biasanya dijumpai pada bangunan-bangunan di kawasan Timur Tenggah.

Ruang tamu istana digunakan untuk acara penobatan Sultan Deli atau agenda tradisional lainnya. Dahulu ruangan tersebut digunakan sebagai tempat sultan menerima kunjungan sanak saudara dan keluarga di hari libur Islam. Bangunan bersejarah ini terbuka untuk umum setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!