Desa Tenganan - Budaya Bali Aga yang Tak Termakan oleh Zaman

In Bali
source:panoramio.com
source:balitripadvice.com
source:richardmann-heartofbali.blogspot.com
source:balitrekkingtour.com
Written by Rendyadi Amnar Posted 30th September 2013, 12:00am
Rate this article 

Bali memang menyimpan banyak keeksotisan dan keunikan tersendiri. Bila Anda terbilang sering mengunjungi Pulau Dewata ini, pantai serta pentas budaya Bali pasti sudah sering menjadi santapan Anda. Namun pernahkah Anda berpikir untuk menjelajahi desa tradisional yang ada di Bali?

Desa Tenganan, merupakan salah satu dari sekian banyak desa unik yang terdapat di Provinsi Bali. Terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, desa ini berbeda dengan desa tradisional Bali lainnya. Mengapa demikian? Karena kawasan ini menawarkan atmosfir Bali tempo dulu! Masyarakat setempat konon masih sangat menjunjung tinggi adat istiadatnya sebagai Bali asli atau Bali Aga agar tidak tergerus oleh modernitas. Desa Tenganan terbagi lagi menjadi 3 desa, yaitu Tenganan Pegringsingan, Tenganan Dangin Tukad dan Tenganan Dauh Tukad. Nuansa desa yang asri dipengaruhi dari letak geografisnya yang memang dikelilingi oleh hutan.


Jika Anda berkunjung ke kawasan ini, Anda pertama-tama akan disambut dengan kerajinan tangan unggulannya, yakni kerajinan daun lontar yang terbilang cukup rumit pembuatannya. Jika Anda memasuki lebih dalam kawasan ini Anda juga akan menemukan kerajinan tangan unggulan lainnya, yaitu tenun gringsing yang dibuat dari bahan kapas Bali yang dipintal. Titik yang mejadi ciri khas dari kawasan ini adalah terdapatnya beberapa bale yang biasanya digunakan sebagai tempat untuk melangsungkan upacara. Salah satu contohnya adalah Bale Agung.

Selain itu, keunikan lainnya yang cukup mencolok adalah bentuk rumah penduduk, yaitu rumah karang. Nuansa etnik semakin terasa dengan diaplikasikannya daun atau sabut kelapa sebagai atapnya. Belum lagi hampir seluruh material yang digunakan untuk membangun rumah adalah kayu.

Bagaimana cara ke sana?

Untuk mencapai kawasan ini, Anda hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam dengan menggunakan kendaraan dari Bandara Ngurah Rai, Bali.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!