Danau Tondano - Bersantai Di Danau Terluas di Sulawesi Utara

In Sulawesi Utara
source:klenextravels.com
source:alvonsk.blogspot.com
source:www.panoramio.com
Written by Nena Nikita Posted 28th August 2014, 2:08pm
Rate this article 

Nama Danau Tondano bisa jadi masih asing di telinga Anda, atau justru Anda belum pernah mendengarnya. Danau Tondano ini terletak di antara Pegunungan Lembean, Gunung Kaweng, Bukit Tampusu, dan Gunung Masarang. Tidak hanya itu, Danau Tondano juga dikelilingi jalanan provinsi yang menghubungkan kota Tondano dengan Kecamatan Tondano Timur, Kecamatan Eris, Kecamatan Kakas, Kecamatan Remboken, dan Kecamatan Tondano Selatan. Untuk menuju kesini, Anda bisa menggunakan kendaraan umum atau pun kendaraan pribadi. Jika ingin menggunakan angkutan umum maka Anda bisa berangkat dari Tomohon dan menempuh perjalanan 3 kilometer. Jika berangkat dari Manado, jarak tempuhnya adalah 30 kilometer atau sekitar satu jam perjalanan.

Tidak hanya memiliki pemandangan yang indah dan sedap dipandang mata, Danau Tondano juga memiliki kekayaan hayati. Terbukti, danau terluas di  Sulawesi Utara ini merupakan penghasil ikan tawar seperti ikan mujair, lobster atau payangka wiko (udang kecil). Danau Tondano berada pada 600 meter di atas permukaan laut dengan luas sebesar  4.278 hektar dan terletak di desa Remboken. Dari tepi danau anda bisa melihat dengan jelas Gunung Kaweng yang menjulang dengan indahnya ke cakrawala.

Dan untuk masuk ke danau, Anda akan dikenakan tiket dengan harga Rp 4.000,-. Anda juga bisa menggunakan perahu untuk berkeliling danau, dengan biaya Rp 50.000,- satu perahu berisi 10 orang. Ketika berkeliling danau, maka terlihat pulau kecil bernama Likri. Tidak hanya itu, ada pula pemandangan masyarakat lokal menangkap ikan dengan memakai sejenis jaring yang menyerupai sendok dengan tongkat bambu di kedua sisinya. Setelah puas berkeliling, maka Anda bisa mencoba untuk menikmati makanan seperti bakso waku-waku bolanga, yakni bakso yang terbuat dari ikan Nike kecil.Uniknya lagi Danau Tondano memiliki daya tarik wisata yang dikenal juga dengan itilah "Sumaru Endo" dan juga resort Wisata Bukit Pinus yang menyajikan pemandangan Laut Maluku bagi siapa saja yang menginap di resort itu.

Menurut legenda, danau ini terjadi disebabkan letusan yang dahsyat dikarenakan ada sepasang insan yang melanggar larangan orang tua untuk menikah (bahasa Minahasa: kaweng). Karena dibalut dengan rasa cinta, maka mereka berdua memutuskan untuk lari ke hutan. Namun tiba-tiba gunung tempat mereka melarikan diri tersebut meletus dan menjadi sebuah danau. Kini, gunung tersebut dikenal dengan sebutan Gunung Kaweng, sementara danau itu dikenal dengan nama Danau Tondano.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!