Bercengkrama Dengan Monyet Belanda di Hutan Mangrove Kota Tarakan

In Kalimantan Utara
source:http://andrielefaze.blogspot.com
source:http://www.utiket.com
source:http://ardansyahferry090891.blogspot.com
Written by Aditya Tri Hutama Posted 13th March 2014, 4:17am
Rate this article 

Satu lagi tempat wisata di Kota Tarakan yang menjadi favorit para keluarga dan wisatawan yang sedang berkunjung. Obyek wisata ini sebenarnya adalah kawasan konservasi hutan mangrove tetapi oleh pemerintah setempat kawasan konservasi ini disulap menjadi tempat wisata yang asyik. Menurut cerita, dulunya Tarakan adalah kota yang dikelilingi oleh hutan mangrove, sampai pada akhirnya hutan-hutan mangrove ini berubah menjadi pemukiman masyarakat. Dan hutan mangrove di tengah-tengah kota inilah saksi sejarah terbentuknya Tarakan. Umur dari pohon-pohon bakau di sini tidak kurang sudah puluhan hingga ratusan tahun lamanya.

Selain menjadi kawasan konservasi, tempat ini menjadi terkenal hingga ke wisatawan mancanegara karena pada kawasan ini terdapat banyak spesies satwa dilindungi yang endemik di Tarakan. Beberapa spesies yang mendominasi adalah bekantan atau kera berekor panjang.

Keindahan dan keasrian hutan ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjungnya. Menjadi ikon di jantung Kota Tarakan, hutan ini menjadi penting dan bermanfaat juga bagi masyarakatnya. Di hutan mangrove ini Anda juga bisa berinteraksi dengan beberapa satwa seperti bekantan atau biasa dikenal dengan ?gMonyet Belanda?h. Menikmati interaksi dan melihat lucunya bekantan-bekantan ini menjadi alternatif wisata yang asik. Meski terlihat memiliki tubuh yang besar monyet-monyet berhidung besar ini tetap lincah bergelantungan di atas pohon. Beberapa bekantan ada pula yang mencoba berinteraksi dengan meminta jajanan milik pengunjung yang ada di sekitarnya. Adapula beberapa bekantan iseng yang juga sering menjahili pengunjung, oleh karena berhati-hatilah dengan barang-barang bawaan Anda!

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!