Usmar Ismail

Written by Nena Nikita Posted 5th June 2014, 5:15am
Rate this article 

Usmar Ismail, seorang tokoh yang sangat dikenal dalam dunia perfilman. Lahir di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat pada 20 Maret 1921 dan meninggal pada 2 Januari 1971. Telah banyak karya-karya yang lahir dari kreatifitasnya dan tangan emasnya. Beliau mengawali karir di dunia seni dengan menjadi seorang penyair, kemudian di masa pendudukan Jepang beliau menduduki posisi sebagai wakil kepala drama di Pusat Kebudayaan. Posisi ini membuatnya tak tinggal diam untuk menorehkan prestasi pada bidang seni. Usmar Ismail banyak membuat langkah-langkah pembaharuan dalam bidang sandiwara. 

Dari beberapa karya yang terlahir menjadikannya sorotan dan mendapat simpati dari sebuah yayasan yang kemudian menganugerahinya beasiswa untuk menuntut ilmu perfilman ke Amerika Serikat. Semenjak itulah karirnya sebagai sutradara film menjadi semakin cemerlang. Karya pertama setelah beliau kembali dari Amerika Serikat adalah Kafedo.

Pada saat revolusi pecah, Usmar Ismail juga menjadi seorang tentara dengan pangkat mayor. Beliau aktif memobilisasi pemuda dan menjadi penggerak para seniman muda di Yogyakarta. Tak lama setelah itu, beliau ditangkap oleh Belanda dengan tuduhan melakukan subversi. Setelah bebas dari penjara, beliau bekerja di sebuah studio film untuk membantu Andjar Asmara dalam menyutradarai film Gadis Desa (1949). Selepas itu, beliau langsung dipercayakan untuk menyutradarai beberapa judul film seperti Harta Karun dan Tjitra. Karyanya yang berjudul Pedjuang (1960) mendapatkan penghargaan aktor terbaik untuk Bambang Hermanto dari Moscow International Film Festival pada tahun 1961. 

Usmar Ismail adalah seorang sutradara, penulis skenario sekaligus penyair yang disegani dan diakui karya-karyanya. Beliau mendapat penghargaan piala widjajakusuma, penghargaan tertinggi pada bidang seni, dari Presiden Soekarno. Namun Usmar Ismail tak bisa melahirkan lebih banyak karya emas karena ajal menjemputnya di usia yang terbilang cukup muda pada tahun 1971 akibat penyakit stroke. Hingga saat ini, nama beliau sangat harum dikenang terutama dalam bidang perfilman. 

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!