Jojon

Written by Nena Nikita Posted 23rd September 2014, 7:00pm
Rate this article 

Belum lama ini Indonesia berduka dengan meninggalnya pelawak yang mempunyai gaya dan ciri khas penampilannya yaitu Jojon. Pria yang selalu tampil menghibur penonton ini adalah sosok yang rendah hati dan pekerja keras. Tidak banyak berbicara tetapi kenangannya menempel kuat dihati para penggemar. Penampilan khasnya kumis tipis dan celana bretel yang menggantung ala Charlie Caplin atau Adolf Hitler itu membuat Jojon mudah diingat oleh penggemarnya. Jojon dengan nama aslinya Djuhri Masdjan lahir di kota Karawang Jawa Barat pada 1947 silam. Nama Jojon lebih dikenal public daripada nama aslinya sendiri. Karakternya yang low profile ini membuatnya disukai oleh teman seperjuangan juga oleh para penggemarnya. Pria bertubuh tambun ini mempunyai kepribadian yang baik dan menyenangkan, sehingga tidak heran bila kepergiannya menorehkan duka mendalam bagi para teman sejawat dan penggemarnya. Jojon adalah seorang actor dan pelawak legendaris. Dia mengawali karirnya sebagai pelawak bersama grupnya yang ia bentuk yaitu grup lawak Jayakarta Grup, dengan personelnya Jojon, Hasanuddin, Caplin dan Cahyono. Grup yang dibentuk bersama teman- temannya ini popular pada tahun 70 sampai 80an. Tetapi kepopuleran grup lawak ini tidak menjadikan mereka berempat senantiasa kompak dan berkarya bersama. Karena pada yahun 90an satu persatu dari personel grup pelawak Jayakarta ini meninggalkan grup mereka dan memilih untuk memisahkan diri. Setelah grup yang dibentuk Jojon ini bubar, maka dia memutuskan untuk bersolo karir. Dengan menjadi seorang pelawak tunggal ia banyak dikenal dikalangan masyarakat, dan citra dirinya kian terangkat. Karya demi karyanya menjadi penghibur dan dinikmati oleh penggemarnya. Ia juga pernah meluncurkan sebuah album lagu pop Sunda dengan judul Pamali. Tetapi yang paling mencolok dari karya Jojon adalah film- film dan lawakannya yang dapat membuat orang tertawa melupakan permasalahan hidupnya. Jojon dimata keluarga adalah sosok yang penuh kasih, berwibawa dan menjadi teladan bagi keluarganya. Dia juga telah menjadi inspirasi banyak orang. Dia dan karakternya yang pantang menyerah itu membuatnya tetap eksis walau berbagai terpaan ujian dalam dunia karirnya silih berganti menyapanya. Dia selalu tegar dalam menghadapi setiap ujian yang dihadapinya, walau penuh dengan pengorbanan yang tidak sedikit, namun dia mampu melewati semua tantangannya dengan baik. Berbagai ujian yang dilewatinya semakin mengukuhkan Jojon menjadi pelawak dan actor yang patut untuk dijadikan contoh. Dia selalu tampil polos, dengan karakter leluconnya yang apa adanya. Bahkan kepolosan dan tampil apa adanya tanpa dibuat- buat inilah yang menjadikan Jojon selalu eksis, ucap Cahyono sahabat sang legendaries. Karena keeksisan dan pantang menyerahnya dia dijuluki pelawak 3 masa. Banyak orang mengatakan bahwa pelawak tidak mungkin bertahan selama itu, tetapi tidak bagi Jojon. Bahkan sampai beliau meninggalpun yaitu pada 6 Maret 2014 lalu dia masih eksis di dunia lawak.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!