Barli Sasmitawinata

Written by Nena Nikita Posted 5th June 2014, 4:07am
Rate this article 

Barli Sasmitawinata adalah sang maestro seni lukis yang berpengaruh dan mengharumkan negeri ini. Dia lahir di kota kembang Bandung pada 18 Maret 1921. Awal karirnya dimulai sejak tahun 1935an pada waktu itu kakak iparnyalah yang mendorong Barli untuk belajar melukis dengan pelukis asal Belgia yang tinggal di Bandung. Memenuhi permintaan sang kakak ipar akhirnya Barli belajar menekuni seni lukis pada seniman asal Belgia yang bernama Jos Pluimentz. Di studio milik seniman inilah Barli mengasah bakatnya yang sejak 5 tahun sebelumnya telah ia geluti. Dia mulai banyak belajar melukis alam dan benda- benda. Pada waktu yang hampir bersamaan pula Barli belajar seni lukis pada seniman asal Italy yang juga tinggal di Bandung Luigi Nobili. Dari dua seniman ini Barli banyak belajar dan merepresentasikan pada setiap karya yang dia buat.

Barli Sasmawinata adalah seniman yang sangat memperhatikan kualitas pendidikan seni rupa, sehingga pada tahun 1948 bersama Karnedi dan Sartono dia mendirikan studio Jiwa Mukti yang menjadi tempat menimba ilmu para seniman yang dibinanya. Barli juga menjadi salah satu dari lima seniman yang tergabung dalam kelompok lima yang terdiri dari Affandi, Hendra Gunawan, sudarso dan Wahdi. Kemudian pada tahun 1950 Barli melanjutkan pendidikan seni rupanya ke Eropa. Tepatnya di Belanda dan Perancislah dia menimba ilmu seni rupa, yang kelak dia bubuhkan setiap inci pengetahuannya dalam karya- karyanya yang nampak sangat detail dan rinci.

Selain menjadi seorang pelukis handal, Barli Sasmawinata juga menjadi seorang guru. Di ITB telah banyak mahasiswa yang dibimbingnya, ditambah lagi dengan murid- muridnya yang berada di sanggar seninya. Dia telah mendedikasihkan banyak waktu dalam hidupnya untuk seni yang dia geluti. Dan menyukai abstraksi dalam seni lukis yang terkadang sulit untuk dijelaskan walaupun oleh pelukisnya sendiri. Setelah menyelesaikan studinya di Eropa Barli mendirikan sebuah sanggar di Dago yang ia namai dengan Sanggar Rangga Gempol.

Karya- karya Barli telah diakui didunia seni lukis sampai ke manca Negara. Pada tahun 2000 koleksinya dipamerkan di Museum Barli yang berada di Bandung. Bukan hanya di dalam negeri saja diadakan pameran karya- karya Barli. Tapi sampai di luar negeri nama Barli mengharum dengan karya- karyanya yang memukau. Dia juga mendapatkan penghargaan Satyalancana Kebudayaan dari presiden.

Pada usianya yang ke 86 Barli tutup usia. Tepatnya yaitu pada tanggal 8 february 2007. Barli adalah sosok yang sangat berpengaruh di dunia seni, dan dia telah menorehkan sejarah dengan kuasnya. Bahkan di akhir hayatnyapun Barli masih menyempatkan diri untuk melukis, sehari sebelum dia meninggal, dia masih sempat membuat sketsa orang tidur. Dan itu menjadi karyanya yang terakhir ucap sang istri.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!