Rencong - Senjata Para Jawara Aceh

source:tokopedia.com
source:jualbelisegalarupa.blogspot.com
Written by Aditya Tri Hutama Posted 11th December 2014, 12:34pm
Rate this article 

Rencong dikenal sebagai senjata tradisional masyarakat Aceh, berbentuk seperti belati tajam rencong biasa digunakan sebagai peralatan perang prajurit dan Raja-raja Aceh. Bentuknya yang menyerupai hurud “L” menjadikan senjata tradisonal ini mudah dikenali oleh orang-orang di luar daerah Aceh. Serupa dengan keris di Tanah Jawa, Rencong juga mempunyai filosofi yang dalam pada waktu pembuatannya. Kental dengan nuansa Arab dan Islami, bentuk dari Rencong ini ternyata mempunyai filosofi sebuah kalimat doa dalam Agama Islam.

Kalimat yang dimaksudkan di atas adalah kalimat BISMILLAH, dimana rangkaian aksara yang merangkai bentuk Rencong ini adalah aksara arab BA, MIM, LAM dan HA. Aksara BA mewujudkan bagian gagang yang melekuk dan menebal di bagian sikunya. Aksara SIN mewujudkan bagian gagang genggaman untuk si pemakai, aksara MIM mewujudkan bentuk lancip dari bagian atas ke bawah dekat dengan posisi gagang genggaman. Aksara LAM mewujudkan lajur besi dari pangkal gagang ke ujung pedangnya dan yang terakhir Aksara HA mewujudkan ujung runcing sebelah atas.

Filosofi kental yang ada pada senjata tradisional ini sangat bermakna sekali ketika dipakai oleh para prajurit perang dan Raja-raja besar Aceh. Dengan kalimat Illahi itulah mereka yang ada di medan perang akan sangat percaya diri dan berani untuk mempertahankan apa yang menjadi hak mereka sebagai seorang muslim dari penjajah yang anti Islam pada saat itu. Menurut beberapa ahli sejarawan di Aceh, senjata Rencong ini pertama dipakai pada jaman Raja Aceh Sultan Ali Mugayatsyah yang memimpin kerajaan para tahun 1514 hingga 1528.

Pada waktu dibuat dan dipakai pertama Sultan Ali Mugayatsyah memang banyak memasukkan nuansa Islami di senjata tradisional ini. Ini dilakukan karena pada waktu itu Islam sangat berkembang pesat di Bumi Aceh, sehingga kepercayaan Islam banyak mempengaruhi sisi filosofi senjata ini. Rencong sendiri mempunyai banyak tingkatan, untuk Raja dan pangeran menggunakan Rencong dengan sarung khusus berbahan gading dan bermata pisau emas. Dilengkapi juga di setiap sisi belatinya bertuliskan ayat suci Al Quran. Berbeda dengan Rencong para Raja, Rencong untuk masyarakat biasa menggunakan sarung berbahan dasar randuk kerbau dan bermata belati dari kuningan.

Itulah sedikit cerita dari asal muasal senjata khas masyarakat Aceh bernama Rencong. Berkat kepopuleran senjata inilah maka Aceh disebut sebagai Tanah Rencong.


Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!