Golok - Simbol Keagungan dan Peradaban Kerajaan Banten

source:kaskus.co.id
source:kaskus.co.id
Written by Aditya Tri Hutama Posted 22nd June 2015, 2:47pm
Rate this article 

Dalam kehidupan masyarakat Banten di jaman dulu senjata Golok menjadi perangkat utama dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan. Fungsi utama ini menjadi sakral dalam setiap sendi-sendi kehidupan yang terbangun dari masa ke masa. Masyarakat pedesaan Banten sangat menjiwai kehadiran golok sebagai senjata yang serba bisa. Bisa digunakan untuk bertani maupun berkebun, bisa pula digunakan sebagai senjata untuk membela diri ketika sedangn terdesak.

Transformasi penggunaan golok sebagai senjata untuk melindungi diri juga menjadi karakter utama masyarakat Banten pada waktu itu. Dengan menyelipkan senjata golok di pinggang, para jawara silat seolah terlihat gagah perkasa dan percaya diri dalam setiap momen yang dilaluinya. Kesan sakral dan garang akan sangat terlihat ketika seorang pesilat sedang menenteng golok kemana-mana. Sekelompok penjahat dengan niat jelek pun pasti akan mengurungkan niatnya untuk mencuri atau membunuh.

Golok Banten juga berperan sebagai senjata yang memiliki karya seni yang cukup indah. Keberadaan gagang golok dan sarung kulitnya yang berpadu menjadikan golok Banten banyak dicari oleh para kolektor. Dengan proses pembuatan yang lama dan rumit menjadikan senjata golok ini bernilai seni tinggi. Tidak hanya keterampilan menempa besi panas saja yang diunggulkan dalam pembuatan senjata golok Banten ini. Keterampilan mengukir sarung dan gagang golok juga menjadi penting untuk dikedepankan. Karena keduanya menunjang bentuk golok sudah garang dan gagah.

Menurut cerita sejarahnya golok Banten digunakan pada awal peradaban zaman Kerajaan Banten. Pada waktu itu Kerajaan Banten menggunakan golok sebagai senajata pertahanan para prajurit kerajaan untuk menangkal musuh yang datang menyerang.  Dengan fungsi utama sebagai alat pertahanan dan menjaga keutuhan kerajaan, golok naik derajatnya sebagai senjata yang ditakuti oleh para musuh-musuh Kerajaan Banten pada waktu itu. Apalagi pada waktu itu para jawara silat Banten juga ikut membantu pertahanan kerajaan di garis depan. Perpaduan ilmu bela diri dan senjata yang sakral menjadikan prajurit lawan ciut keberaniannya.

Lambang kehormatan dari golok Banten terus terasah dari jaman ke jaman hingga sampai saat ini. Guna melestarikan golok sebagai ikon Banten semua bumi persilatan yang ada di Banten menggunakan senjata golok sebagai ornamen penting dalam kegiatan persilatannya. Dari kesohorannya senjata ini sudah banyak sekali pengrajin golok yang mulai mencium aroma bisnis untuk menjual dan membuat golok Banten sebagai oleh-oleh khusus bagi para kolektor dan penyuka senjata tradisional. Para kolektor ini memfungsikan golok sebagai ajimat untuk menambah keberanian, menambah kepercayaan diri, memperdalam ilmu kanuragan dan sebagai wibawa sang pemilik.

Dari sekian banyak golok Banten ada satu jenis golok yang tenar dengan kegarangannya. Golok ini bernama golok Ciomas, tidak hanya di Indonesia golok Ciomas sudah bisa keluar negeri tanpa harus berpromosi hebat. Golok Ciomas diyakini memiliki unsur magis yang tidak bisa diungkap secara sederhana. Banyak orang beranggapan bahwa golok Ciomas sangat piawai dalam hal penaklukan musuh atau digunakan sebagai pelindung diri sendiri. Oleh karenanyalah banyak diminati banyak orang untuk dijadikan senjata atau pelindung diri.

Do you have a picture of this article? Share it from your Instagram!